Saya Lebih Suka Backlink Placement

Backlink placement atau penempatan backlink pada sebuah artikel blog merupakan salah satu model kegiatan monetize blog yang saya sukai. Mengapa demikian? Alasannya sederhana saja. Kerjasama dengan penjual produk dan jasa ini tak mengharuskan blogger menulis artikel yang mereview produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Pemberi tugas hanya menyampaikan keyword (kata kunci) yang kemudian diberi link yang jika di klik akan mengarah ke halaman tertentu saja. “Bentuknya tidak berupa sponsored post/review, melainkan sebuah tulisan yang berhubungan dengan keyword,” begitu antara lain bunyi brief yang disampaikannya.

Cara Saya Memelihara Kesehatan dan Kebugaran Tubuh merupakan salah satu bentuk backlink placement. Dalam artikel biasa yang bertutur tentang kegiatan saya sehari-hari ini ada sebuah keyword yang mengandung link ke sebuah produk tertentu. Agar tak menimbulkan kesan promosi keyword saya letakkan di paragraf bagian bawah.

Dalam artikel tersebut saya sama sekali tak menyebut nama produk. Barangkali ini bisa dimasukkan dalam strategi soft selling yang mempersuasi calon konsumen agar tertarik kepada produk. Ini berbeda dengan lawannya yaitu hard selling yang lebih agresif dalam mempengaruhi calon pembeli.

Terus terang saya memang lebih suka kerjasama dalam bentuk backlink placement. Saya bisa bebas menulis artikel apa saja walaupun nuansanya tak terlalu jauh dari kata kunci yang diberikan. Saya menjaga agar saya tak tergoda untuk menempatkan keyword beserta link di paragraf pertama atau tengah.

Para blogger yang sudah mengetahui aneka sponsored post kadang ada yang sudah merasa jengah jika membaca artikel berbau fulus. Apalagi jika tingkat promosinya terlalu menyolok dengan kata kunci dalam jumlah yang cukup banyak. Itulah sebabnya banyak di antara blogger yang memoles artikelnya sedemikian rupa agar tetap enak dibaca dan ada manfaatnya.

Apapun bentuknya, pihak Google sebenarnya sudah mengetahui jika sebuah artikel berlabel ‘berbayar.’ Termasuk penempatan kata kunci yang diletakkan di sidebar blog. Ini pernah saya alami sendiri sehingga mereka mendowngrade pagerank sampai nol. Akhirnya saya mengalah dan melepas kata kunci di sidebar tersebut. Untung kliennya teman sendiri sehingga saya tak harus mengembalikan fee yang sudah diberikan.

Seberapa sering sahabat mendapatkan tawaran backlink placement dari pihak lain? Silakan dishare agar bermanfaat bagi blogger yang lain.

(Visited 70 times, 1 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

8 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Indriyas Wahyuni berkata:

    sering banget dapat tawaran pakde, tapi ada juga sih yang harus saya tolak karena tidak sesuai dengan idealisme…halahhhh

  2. Walidin berkata:

    Oh gitu ya pak, jadi yang enak harus mengutamakan soft selling agar pembaca tidak bosen dengan penawaran produk.
    Kaya yang di tv acara infotainment misalnya artis A diwawancarai apa kesehariannya, terus acara apa yang ingin dilakukan, bla..bla..bla.. di bagian akhir di beri tips misalnya si artis a bilang “tips saya biar tetap fit pakai produk ini…nih.. ”
    Jaid lebih paham saya pak..
    Terima kasih banyak bahasan di atas.

  3. teka teki lucu berkata:

    pernah berkali kali gan, tapi kesemuanya hanya ane pilih yang berani bayar paling tinggi ..heee

  4. Namun harus hati2 juga dengan jasa backlink placement seperti ini Pakde. Apalagi kalau linknya itu do follow. Itu kan yang tidak disuka oleh Google. backlink yang tidak organic – berbayar.

  5. D I J A berkata:

    Eyang, blog nya baru ya?
    kok dija baru tau

  6. Suami Bijak berkata:

    Untuk awalan saya menawarkan sendiri untuk mempromosikan produk teman, Om.

  7. Ngopi Santai berkata:

    ada yang mengetakan kalau meletakkan link di sidebar dengan memakai bloggroll nampaknya tidak masalah ke pagerank.. apa benar begitu yaa

  8. Ndy Pada berkata:

    Thanks for sharing, Pakde.. untuk backlink placement, memang lebih memberi kebebasan kepada pemilik blog untuk menulis sesuai gaya bahasa dan cerita kesehariannya 🙂

Leave a comment